

Barack Obama, menjadi target 500 ancaman pembunuhan sejak berkampanye menjadi presiden Amerika Serikat. Menurut sumber keamanan Amerika Serikat, beberapa ancaman pembunuhan ditanggapi dengan sangat serius.Ancaman terbaru datang dari kelompok neo-Nazi. Dua orang tersangka ditahan karena menyusun rencana pembunuhan terhadap Obama pada kampanye pekan lalu.
Menurut sebuah televisi Amerika Serikat, sedikitnya 12 ancaman dianggap serius oleh Secret Service. Oleh sebab itu, para pengancam diburu Secret Service sebagai pasukan keamanan presiden.
Akibat ancaman-ancaman tersebut, pengamanan terhadap Obama diperketat. Pengamanan dilakukan oleh aparat lokal maupun aparat federal. Kendati demikian, Obama menolak mengubah jadwal kampanye di depan publik.
Ketika ditanya apakah khawatir dengan jumlah ancaman tersebut, Obama mengatakan, "Saya memiliki teman terbaik di dunia yaitu Secret Service."
Sementara itu, 70 persen warga Inggris di Amerika Serikat mengaku siap untuk memiliki presiden berkulit hitam pertama di Amerika Serikat. Itu terungkap dari jajak pendapat yang dilakukan Reader's Digest.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar